Panjangnya 466 Meter, JPO JIS Landmark Baru Jakarta

Indoposnewsid_Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan groundbreaking pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang akan menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dengan kawasan Ancol, Jakarta Utara, Minggu (25/1).

Proyek strategis ini merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PT Bank Tabungan Negara (BTN) (Persero) Tbk.

Gubernur Pramono Anung menyampaikan rasa bahagianya atas dimulainya pembangunan JPO yang dinilai akan menjadi titik penting perubahan kawasan utara Jakarta.

“Pada hari ini saya betul-betul merasa berbahagia karena dimulainya pembangunan JPO bersama BTN yang menghubungkan Ancol dengan JIS. Panjangnya 466 meter, dan saya meyakini ini akan mengubah wajah Jakarta, terutama di bagian utara,” kata Pramono Anung dalam keteranganya.

Kawasan JIS dan Ancol juga akan diperkuat dengan pembangunan akses KRL yang ditargetkan rampung pada April. Sementara JPO ditargetkan selesai pada Mei, sehingga kawasan dapat dimanfaatkan optimal mulai Juni, bertepatan dengan perayaan HUT Jakarta.

“Sehingga pada bulan Juni, saat ulang tahun Jakarta, apabila kegiatan diadakan di JIS atau di Ancol, pasti akan sangat mudah bagi masyarakat dari mana pun untuk hadir. Pembangunan JPO ini diharapkan selesai pada bulan Mei, sehingga pada bulan Juni bisa kita gunakan untuk aktivitas secara menyeluruh,” ujarnya.

Selaij itu JPO penghubung JIS–Ancol dirancang dengan total panjang akses mencapai 466 meter dan lebar jembatan 6,6 meter. Fasilitas ini terdiri atas struktur jembatan beton bertulang dan baja sepanjang 166 meter, serta jalur pedestrian sepanjang 300 meter, dengan tinggi clearance jalan 5,1 meter.

Menanggapi pembangunan tersebut, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Iwan Takwin menegaskan bahwa proyek ini tidak hanya menjadi infrastruktur fisik, tetapi juga solusi atas kebutuhan aksesibilitas kawasan JIS.

“Pembangunan JPO ini merupakan kolaborasi strategis untuk memperkuat konektivitas kawasan wisata, olahraga, dan permukiman. Kami ingin menjawab tantangan aksesibilitas yang selama ini ada di JIS,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT BTN, Nixon L.P. Napitupulu menyampaikan bahwa proyek JPO Bersama BTN diharapkan menjadi landmark baru sekaligus penggerak aktivitas ekonomi di kawasan JIS dan Ancol.

“JPO ini diharapkan menjadi landmark baru sekaligus penggerak aktivitas ekonomi di kawasan JIS dan Ancol. Dengan integrasi transportasi yang lengkap, mulai dari KRL, MRT, hingga TransJakarta, kawasan ini berpotensi bertransformasi menjadi area berkelas internasional,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *